LATAR BELAKANG

Satu masalah pokok yang dihadapi di Kabupaten Sikka adalah menipisnya hutan dan kurangnya konservasi tanah yang berakibat pada berkurangnya mata air serta menurunnya kesuburan tanah. Faktanya, lebih dari 50% kawasan hutan di Kabupaten Sikka/Keuskupan Maumere telah rusak dan perlu penanganan yang serius. Hampir semua mata air di Kabupaten Sikka terancam kering. Debit air menurun drastis dari tahun ke tahun. Karena itu, hal utama yang perlu dilakukan adalah melestarikan kembali kawasan-kawasan mata air yang tersebar di hampir semua Kecamatan di Kabupaten Sikka.

APA YANG DILAKUKAN?

Yang dilakukan dalam program ini adalah memeta kawasan-kawasan mata air di Kabupaten Sikka; membentuk kelompok-kelompok peduli mata air di masing-masing kawasan, dimana kepala desa/dusun, ketua stasi dan lingkungan setempat dilibatkan dan menjadi actor-aktor kunci; membentuk dan membekali tim-tim fasilitator komunitas yang bertugas memfalitasi penyadaran komunitas-k0munitas di kawasan mata air; menanam 10 jenis pohon yang cocok di kawasan mata air; membangun kerja sama dengan Dinas Kehutanan, Dinas Pertanian dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sikka untuk mensukseskan program ini.