Peninjauan Lokasi Relokasi Pengungsi Palue di Pulau Besar

Tanggal 10 Mei 2014 lalu, Bersama tim dari Caritas Germany (DCV) Country Office Indonesia yang terdiri dari Pak Cipto Leksono dan Ibu Dewi Kumara, rombongan yang dipimpin oleh Rm. Cyrilus Meo Mali, Pr (Liaison Officer Caritas Keuskupan Maumere) bersama Fransiskus Angelinus (Koordinator Program DRR Relokasi) bertolak dari Talibura, tepatnya di Dermaga Nangahale menggunakan sebuah kapal motor kecil milik nelayan setempat.

Rombongan yang berangkat pagi itu kemudian tiba di Pulau Besar tepatnya Dusun Nangan Desa Kojagete sekitar pukul 12.00 WITA. Kegiatan dimulai dengan rapat di Rumah Pastoran Nanga bersama beberapa warga setempat. Rapat yang dipimpin oleh Rm. Cyl ini secara umum membahas perkembangan kegiatan dalam upaya relokasi serta beberapa persoalan yang ditemukan seperti kinerja alat berat yang tidak maksimal dalam penggusuran lokasi relokasi, komunikasi kerjasama dengan Pemda yang kadang kurang sejalan, dan lain sebagainya. Kedatangan Caritas Germany ke Pulau Besar juga untuk memantau perkembangan Program DRR Relokasi, salah satu program di Caritas Keuskupan Maumere yang mendapat support dana dari Caritas Germany.

Usai rapat, rombongan kemudian melanjutkan kegiatan berikutnya yakni survey lokasi relokasi yang terletak di Urung Detung, kira-kira hampir 2 km dari Rumah Pastoran Nanga. Peninjauan ini secara khusus memantau sejauh mana perkembangan penggusuran lahan relokasi, pengkaplingan lahan, serta kondisi exavator yang mandek di lokasi. Rombongan juga sempat memantau kondisi prasarana seperti POSKESDES Nanga, yang kondisinya memprihatinkan. Ketiadaan petugas kesehatan di lokasi tersebut memperburuk kondisi bangunan POSKESDES tersebut.

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *