BENCANA UNTUK PETANI

Proyek rehabilitasi dan revitalisasi kakao yang diimplemetasikan oleh Caritas Keuskupan Maumere merupakan bagian dari Program Pengurangan Risiko Bencana Oleh Masyarakat. Proyek ini dilaksanakan di wilayah sentra kakao khususnya di Paroki Kloangpopot, di wilayah pegunungan bagian timur Kabupaten Sikka.

Tak terbantahkan, serangan hama kakao adalah suatu bencana besar bagi para petani. Selama dua dekade sebelumnya, penghasilan mereka bertumpu pada produksi kakao, tetapi dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir (sejak tahun 2000 sampai sekarang) hama telah menghancurkan produksi kakao sampai pada titik nadir.

Terjadinya bencana ini tentu tidak terlepas dari kurangnya pengetahuan masyarakat tentang manajemen siklus kakao sejak penanaman sampai dengan proses pasca panen. Selain itu, umur kakao yang hampir mencapai 40 tahun dan tidak adanya peremajaan menjadi penyebab turunnya produksi secara drastis.

TUJUAN

Terciptanya petani kakao yang sejahtera adalah tujuan umum dari program ini. Hal-hal yang lebih spesifik yang hendak dicapai melalui program ini adalah memperbaiki sistem produksi kakao; memperbaiki pengelolaan pasca panen kakao; memperkuat organisasi-organisasi petani kakao.

KEGIATAN-KEGIATAN

Bersama mitra kerja, Caritas Maumere mendukung terbentuknya kelompok-kelompok jaringan kakao seperti Forum Kakao Sikka demi pertukaran informasi, teknologi dan varietas kakao unggul yang perlu dikembangkan petani; membentuk dan bekerja dengan empat kelompok petani sebagai upaya awal pengembangan lahan demonstrasi kakao (demplot); membuat studi baseline untuk memperoleh data sebelum dimulainya program; membuat studi value chain (rantai nilai) untuk memperoleh informasi tentang keuntungan dan kerugian dari penjualan kakao; menyelenggarakan pelatihan tentang manajemen perawatan kakao yang meliputi seluruh tahap dalam siklus perkembangan kakao; membuat demplot-demplot kakao agar menjadi contoh bagi para petani di wilayah tersebut; menjalankan pelatihan-pelatihan untuk penguatan kelompok seperti manajemen keuangan, manajemen organisasi dan melatih petani untuk menjadi fasilitator yang baik.